Benarkah Obat Herbal Lebih Aman Dari Obat Medis?

Benarkah Obat Herbal Lebih Aman Dari Obat Medis?

Saat tubuh Anda mengalami sakit, terkadang ada kebimbangan untuk menyembuhkannya. Pilihannya apakah akan datang dan periksa ke dokter atau menggunakan cara alternatif dengan membuat ramuan obat herbal. Anda termasuk tim yang mana?

Untuk jenis obat, masyarakat biasanya memberikan label obat kimia dan obat herbal. Obat kimia identik dengan obat dokter yang diracik melalui proses kimiawi. Sementara jenis obat herbal dikenal sebagai obat yang bahannya alami berasal dari alam. Apakah anggapan ini benar adanya?

Ternyata anggapan ini salah. Baik obat herbal maupun obat kimia sama-sama berbahan dasar dari alam atau tanaman. Lalu di manakah perbedaannya?

Obat herbal biasanya menggunakan tanaman yang utuh, langsung tanpa penyaringan khusus untuk mendapatkan bahan aktif. Praktisi obat herbal meyakini bahwa penggunaan tanaman secara utuh akan mengurangi efek samping dari penggunaan obat tersebut.

Pada obat herbal, penggunaan tanaman berbeda dalam satu waktu lumrah dilakukan. Alasannya, hal ini dipercaya dapat memberikan efek berkesinambungan dan meningkatkan efektivitas obat yang diracik. Sebenarnya, penggunaan berbagai jenis tanaman seperti sbobet88 itu berlawanan dengan praktik di dunia kedokteran modern.

Sementara itu obat kimia biasanya menggunakan teknologi khusus untuk mengambil ekstrak atau bahan aktif tertentu dari tanaman yang digunakan sebagai bahan dasar. 

Obat herbal dikatakan lebih aman?

Akhir-akhir ini pengobatan dengan cara herbal memang sedang digemari. Bahkan beberapa orang sudah beralih dari obat kimia atau obat medis yang biasa diperoleh dari apotek ke obat-obatan herbal. 

Meskipun obat herbal sudah dimanfaatkan sejak dulu, namun penelitian ilmiah yang mempelajari keamanan obat tersebut jumlahnya masih terbatas. Peredaran obat herbal juga tidak diatur seketat obat medis. Jadi tingkat keamanan obat herbal masih belum bisa dipastikan.

Hingga saat ini, belum ada standar yang jelas atas ketersediaan obat herbal. Jenis obat ini bisa hadir dalam beberapa bentuk misalnya bubuk yang diencerkan menjadi sebuah ramuan atau kapsul. Selain itu derajat kandungan bahan aktif di obat herbal dan dosis yang disarankan juga belum ada.

Menurut sebagian orang, mengonsumsi obat herbal dipercaya tidak mengalami efek samping. Hal ini sangat bertolak belakang dengan obat medis yang memiliki efek samping, misalnya mengantuk, merusak ginjal, jantung berdegup kencang, sakit kepala, mual dan sebagainya.

Selain itu obat herbal memiliki manfaat dapat mengobati penyakit kronis. Hal ini diyakini karena obat herbal cukup aman jika dikonsumsi dalam waktu yang lama sehingga penyakit yang membutuhkan penanganan berlanjut, dapat diatasi dengan obat-obatan alami. Karena obat herbal relatif lebih mudah dan didapatkan dengan harga terjangkau dibandingkan dengan obat medis dengan resep dokter, jadi obat alami dikatakan lebih unggul. 

Meski dikatakan lebih baik dari obat medis, ternyata tidak semua orang bisa mengonsumsi obat herbal. Terkadang ada rempah yang mengandung zat kimia yang berpotensi menimbulkan efek samping merugikan. Misalnya temulawak. Temulawak terkenal ampuh sebagai obat peningkat nafsu makan dan mampu mengatasi sembelit, namun tidak banyak yang mengetahui bahwa temulawak bersifat mengencerkan darah yang bisa menyebabkan pendarahan ginjal kronis pada penderita penyakit hati. 

Risiko terasanya efek samping juga bisa dari obat impor yang terkontaminasi dengan bahan kimia pertanian atau partikel lain yang masuk selama proses produksi di negara asalnya. Misalnya saja obat-obatan herbal yang diragukan kesegaran dan kualitasnya bisa jadi mengandung jamur yang memproduksi aflatoksin yang merusak bagian hati. 

Ada juga hal yang harus diwaspadai nih, penggunaan obat herbal yang dikonsumsi bersamaan dengan obat medis tetap berpotensi menimbulkan efek samping. Salah satu efek samping kombinasi obat ini yaitu interaksi Echinacea dan steroid anabolik yang dapat menyebabkan kerusakan fungsi hati (hepatotoksisitas).

Hal yang membuat obat herbal dikatakan tidak memiliki efek samping karena pengaturan pengobatan herbal masih belum ketat, jadi gambaran pasti mengenai efek samping obat alami masih tidak jelas terlihat. 

Penggunaan obat herbal tidak bisa dilakukan sembarangan ya, karena reaksi penerimaan pada tubuh setiap orang terhadap obat-obatan bisa berbeda-beda. Meski pasien mengalami penyakit yang sama dan mengonsumsi  obat herbal sejenis, namun belum tentu obat itu memberikan efek yang serupa dan bukan berarti tidak memiliki efek samping. Hal ini seringkali diabaikan oleh pasien. Padahal jika hal ini dibiarkan terus menerus akan berakibat fatal terhadap kesehatan pasien.

Jika Anda tetap memilih pengobatan herbal, alangkah lebih baik jika Anda melakukan konsultasi ke ahli obat-obatan atau ke dokter. Terlebih jika mengonsumsi obat medis dan obat herbal secara bersamaan. Tentunya hal ini memberikan efek yang berbahaya bagi organ dalam pasien. Dosis dalam mengonsumsi obat herbal juga mesti diperhatikan, jika terlalu sering dan berlebihan, akan berdampak tidak baik terhadap tubuh. Bukannya menyembuhkan penyakit, justru menciptakan penyakit baru bagi Anda.

Posted in Kesehatan | Tagged | Leave a comment

10 Bahan Alami Ini Atasi Infeksi Saluran Kemih

Kondisi panas dan rasa sakit saat buang air kecil, bahkan mungkin disertai keluarnya darah dari saluran kencing tentu menimbulkan perasaan tidak nyaman. Jika sedang mengalami hal ini, bisa jadi saluran kemih Anda terkena infeksi. Infeksi Saluran Kemih (ISK) terjadi ketika bakteri dari luar tubuh masuk dan berkembang di dalam saluran kemih. Baik laki-laki maupun perempuan berisiko terkena penyakit ini. Namun lebih sering dialami oleh perempuan karena uretra pada perempuan lebih pendek sehingga bakteri lebih mudah masuk ke kandung kemih.

Infeksi Saluran Kemih biasanya disebabkan oleh bakteri E-Coli. Selain itu bisa dari penyakit menular seksual seperti klamidia, jamur dan virus. Gejala dari penyakit ini umumnya ditandai dengan rasa nyeri terutama saat buang air kecil, urin berwarna keruh kadang bercampur darah, urin berbau tidak sedap, kram di perut bagian bawah, rasa ingin buang air kecil terus-menerus serta demam.

Jika ISK tidak ditangani dengan cepat bisa membahayakan bagi tubuh. Karena infeksi yang berlarut akan menimbulkan gangguan pada ginjal, sepsis, penyempitan uretra, serta risiko melahirkan secara prematur bagi ibu hamil. 

Infeksi pada saluran kemih bisa diobati secara medis, namun Anda juga bisa melakukan pengobatan dan pencegahan dengan bahan alami seperti berikut: 


1. Jus Kranberi

Meminum segelas jus kranberi tanpa tambahan gula adalah salah satu obat alami untuk mengatasi ISK. Buah asli Amerika ini berperan mencegah masuknya bakteri ke saluran kemih sehingga dapat mencegah terjadinya infeksi. Menurut beberapa penelitian, jus atau pil yang berbahan dasar buah kranberi mengurangi risiko ISK sebesar 26 persen. 


2. Vitamin C

Dengan mengonsumsi vitamin C bisa mencegah terjadinya Infeksi Saluran Kemih. Vitamin C diketahui dapat meningkatkan tingkat keasaman urin sehingga bisa mematikan bakteri yang akan masuk ke saluran kemih. Buah-buahan yang kaya akan vitamin C seperti jambu biji, jeruk, grapefruit dan kiwi bisa Anda konsumsi untuk menyembuhkan ISK.

3. Minum Banyak Air

Minum banyak air putih memiliki banyak manfaat bagi tubuh, salah satunya mencegah bahkan mengobati infeksi pada saluran kencing. Minum delapan sampai sepuluh gelas air putih per hari bisa mengeluarkan bakteri penyebab infeksi melalui urin yang keluar dari dalam tubuh.

Jika Anda sedang mengalami ISK, dianjurkan untuk menghindari minuman yang tinggi akan kafein seperti kopi, soda, teh, minuman beralkohol dan minuman-minuman kemasan yang memiliki kandungan gula berlebih.


4. Teh Hijau

Sebuah studi menunjukkan bahwa teh hijau zat antimikroba yang dapat menangkal bakteri E-Coli yang menyebabkan ISK. Di dalam teh hijau juga mengandung antioksidan yang bisa mengurangi peradangan di kandung kemih. Dengan minum dua sampai tiga cangkir teh hijau setiap hari bisa menyembuhkan infeksi.


5. Soda Kue

Salah satu bahan dasar pembuat kue ini dipercaya manjur untuk mengatur pH urin. Soda kue yang bersifat basa dan anti mikroba mampu mengobati saluran kemih yang sedang mengalami infeksi. Anda dapat mengonsumsinya dengan mencampur bahan ini dengan segelas air mineral niscaya ISK dapat teratasi.


6. Birch

Ekstrak tumbuhan birch memiliki zat yang dikenal dengan istilah betulin. Senyawa ini memiliki khasiat sebagai antiseptik dan anti inflamasi atau pereda rasa nyeri dan peradangan. Tumbuhan birch memiliki banyak vitamin C, minyak esensial dan flavonoid. Fungsi dari kandungan tersebut yakni menyerap racun dan mempermudah pengendalian kandung kemih serta saluran kencing.


7. Air Kelapa dan Lemon

Membuat minuman yang berasal dari campuran air kelapa dan lemon ternyata bisa menyembuhkan ISK. Air kelapa dan lemon mengandung senyawa yang memperkuat pertahanan tubuh. Kandungan dari campuran ini pun dipercaya dapat mengubah lingkungan tempat bakteri dan virus berkembang. Racikan ini  dapat meningkatkan produksi urin sehingga saluran kemih menjadi bersih.


8. Kompres Panas

Ternyata bantal kompres panas bisa meringankan rasa nyeri di area kandung kemih. Cara pengaplikasiannya, hindari kontak langsung ke kulit. Sebelum digunakan, lapisi kulit terlebih dahulu dengan kain sebagai pemisah. Gunakan dalam durasi maksimal 15 menit agar kulit tidak terasa seperti terbakar.


9. Jahe

Tanaman yang termasuk ke dalam jenis rempah ini dinyatakan efektif untuk Infeksi Saluran Kemih. Jahe memiliki bahan aktif yaitu gingerol yang merupakan agen antibakteri yang mampu menghambat penyebaran bakteri pada ginjal.


10. Lidah Buaya

Selain bermanfaat untuk rambut, lidah buaya juga berkhasiat menyembuhkan Infeksi Saluran Kemih. Lidah buaya mampu mengeluarkan racun dari dalam tubuh melalui pembersihan yang efektif. Cara mengolahnya bisa dengan membuat jus lidah buaya dan dikonsumsi dua kali sehari. 

Inilah bahan alami dan tradisional yang mampu mengobati Infeksi saluran kemih. Bahan-bahan tersebut cukup mudah untuk ditemukan dan pengolahannya pun tidak rumit. Jika Anda termasuk orang yang menyukai pengobatan dengan cara yang lebih alami, bahan-bahan tersebut sangat tepat dikonsumsi secara rutin untuk mengatasi masalah pada saluran kemih.

Posted in Default | Leave a comment

Tak Bisa Diragukan, Inilah Khasiat Madu Hutan

Tak Bisa Diragukan, Inilah Khasiat Madu Hutan

Tentu Anda sudah mengetahui bahwa madu memiliki banyak manfaat bagi kesehatan. Madu memang memiliki zat-zat yang baik untuk tubuh. Misalnya saja kandungan flavonoid atau jenis antioksidan yang mampu menyembuhkan beberapa penyakit, seperti flu dan batuk. 

Selain banyak manfaatnya, madu juga memiliki banyak sekali jenisnya. Sudahkah Anda mengetahui jenis-jenis madu? Pada tulisan ini akan mengulas salah satu jenis madu yaitu madu ternak dan madu hutan. Kedua jenis madu ini memiliki perbedaan, loh! Berikut perbedaannya. 

Kita bahas mengenai madu ternak terlebih dahulu. Madu ternak dihasilkan oleh lebah penghasil madu bernama Apis Cerana dan Apis Melifera. Dua lebah madu ini biasanya diimpor dari luar negeri dan lebah ini diternakkan. Lebah madu ternak mengambil nektar hanya dari satu jenis pohon utama saja. Dari bentuk sarangnya, lebah madu ternak biasanya berbentuk kotak. Jenis madu ternak kemungkinan telah dicampur dengan pupuk kimia sehingga tidak organik. 

Berbeda dengan madu hutan, jenis madu ini dihasilkan oleh lebah hutan bernama Apis Dorsata. Lebah ini merupakan lebah terbesar dengan ukuran 1 sampai 2,5 cm. Lebah ini biasanya hanya berkembang di negara-negara tertentu misalnya, Nepal, Filipina dan India. Untuk sumber nektarnya, madu hutan menyerap dari berbagai pohon di hutan. 

Madu hutan biasanya dipanen langsung dari hutan sehingga ia dianggap lebih organik. Jika lebah madu ternak sarangnya berbentuk kotak, lebah madu hutan memiliki sarang berupa sisiran yang menggantung di pohon. Madu organik ini memiliki tekstur yang lebih cair jika dibandingkan dengan madu ternak. Mengapa? Karena kontur hutan yang lebih basah dari sarang lebah ternak. Hal ini menyebabkan madu hutan lebih banyak kandungan airnya.

Meski berbeda, kedua jenis madu ini tetap mengandung berbagai khasiat. Namun kali ini kita akan membahas mengenai khasiat dari madu hutan. Mari kita ulas satu per satu.


1. Mengandung Antioksidan

Zat antioksidan di dalam madu disebut dengan fenolik. Senyawa ini sangat baik untuk kesehatan kardiovaskular. Antioksidan di dalam madu hutan juga baik untuk melindungi tubuh dari kerusakan sel yang disebabkan oleh radikal bebas yang masuk ke tubuh Anda. Radikal bebas sangat berbahaya bagi kesehatan. Salah satunya dapat meningkatkan risiko kanker dan penyakit jantung.


2. Sebagai anti jamur dan anti bakteri

Madu ini baik sebagai anti jamur dan anti bakteri. Selain itu madu hutan juga mengandung hidrogen peroksida dan antiseptik yang bagus untuk kesehatan. Namun Anda perlu memerhatikan jenis madu yang dikonsumsi, karena berpengaruh pada fungsi anti jamur dan anti bakterinya.


3. Sumber energi

Madu hutan atau madu mentah memiliki vitamin, mineral, gula dan air dengan kadar yang berbeda-beda. Selain itu zat bermanfaat tersebut juga bisa menambah asupan energi yang mudah diserap oleh tubuh. Sebuah riset mengatakan bahwa mengonsumsi madu sebelum berolahraga dianjurkan karena mengandung karbohidrat baik.


4. Mengatasi gangguan tidur

Sering sulit tidur? Minumlah sesendok madu sebelum tidur. Sebab madu hutan dapat mengatasi gangguan tidur. Madu hutan dapat melepaskan hormon Melatonin pada otak lalu mengubahnya menjadi hormon Serotonin dan diubah kembali menjadi hormon Melatonin yang bertugas untuk mengatur tidur.


5. Membantu mengontrol gula darah

Jika Anda merasa sulit untuk mengendalikan gula darah, cobalah mulai mengonsumsi madu hutan. Dengan meminumnya secara berkala, manfaat bagi tubuh Anda akan terasa. Madu ini berfungsi meningkatkan insulin serta mengurangi hiperglikemia atau kondisi di mana gula darah di dalam tubuh lebih tinggi daripada normal. Sehingga risiko terkena diabetes semakin berkurang.


6. Menangkal infeksi

Proses pengolahan pada madu hutan membuat zat di dalamnya aktif untuk menangkal infeksi. Selain itu juga mampu meningkatkan sistem kekebalan tubuh hingga mampu meringankan energi. Peneliti menyatakan bahwa madu hutan dapat mengurangi gejala Rhinitis atau iritasi di lapisan dalam hidung yang dapat menyebabkan gatal, bersin hingga mata berair.


7. Mengendalikan berat badan

Manfaat selanjutnya dari madu hutan adalah untuk mengendalikan berat badan. Dengan mengganti gula dengan madu membuat berat badan menjadi lebih terkendali sekaligus bagus untuk menurunkan tingkat gula darah Anda. Namun selain meminum madu, sebaiknya perhatikan juga gaya hidup dan pola makan Anda.

Cara mengonsumsi madu hutan bisa dengan diminum langsung atau mencampurkannya dengan segelas air putih dengan suhu normal. Hindari penggunaan air yang terlalu panas karena bisa merusak zat-zat penting yang terkandung di dalam madu. 

Posted in Default | Leave a comment

Jarang Terdengar, Daun Binahong Ternyata Berfungsi Sebagai Obat

Jarang Terdengar, Daun Binahong Ternyata Berfungsi Sebagai Obat

Merasa asing dengan nama Binahong? Bagi sebagian besar masyarakat di Indonesia mungkin masih belum familiar dengan tanaman ini. Sebenarnya tanaman Binahong termasuk ke ke dalam tanaman herbal. Tidak sedikit juga orang yang memanfaatkan daun ini untuk mengobati gangguan kesehatan. 

Sebelum mengulas bagaimana daun Binahong mengatasi masalah kesehatan. Nampaknya Anda perlu mengetahui terlebih dahulu sekilas mengenai daun binahong. Anredera Cordifolia atau nama latin dari daun Binahong, adalah jenis tanaman obat yang dapat tumbuh di daerah dataran rendah maupun dataran tinggi. Tanaman yang tumbuh menjalar ini sudah ada sejak lama di Indonesia. Namun baru-baru ini sebagian orang menjadikan daunnya sebagai obat tradisional.

Tanaman ini diketahui berasal dari Korea yang digunakan oleh masyarakat Vietnam untuk perang melawan Amerika Serikat. Hampir semua bagian dari tanaman ini bisa dimanfaatkan untuk obat seperti batang, umbi terutama daunnya.

Kenapa daun Binahong berkhasiat untuk obat? Karena daun ini kaya akan zat kalsium, vitamin C dan vitamin A, protein, fosfor, kalium, antioksidan seperti lutein dan betakaroten. Cara mengolah daun ini sebagai obat biasanya dengan direbus dan diminum ekstraknya. Bahkan ada juga obat berbentuk kapsul yang berbahan dasar daun Binahong.

Untuk lebih jauhnya berikut akan membahas mengenai khasiat daun Binahong untuk mengobati gangguan kesehatan.


1. Sering mengalami sakit tenggorokan dan batuk? Dengan merebus daun Binahong dan meminumnya niscaya batuk Anda segera mereda. Karena dalam ramuan daun ini terdapat senyawa antibakterial yang dapat membunuh kuman atau bakteri penyebab batuk. Baik jenis batuk berdahak maupun kering, bisa diatasi dengan meminum ramuan daun Binahong.

2. Binahong juga dikenal bisa menyembuhkan penyakit maag. Daun ini baik untuk mengatasi sistem pencernaan.

Penyakit yang disebabkan karena meningkatnya asam lambung bisa disembuhkan dengan daun ini. Cara mengolahnya juga sama, Anda bisa merebusnya dan minum segelas ekstrak daun Binahong. Selain akan mengembalikan asam lambung menjadi normal, daun ini juga diperkaya antioksidan yang efektif mencegah radikal bebas pada tubuh. Dengan antioksidan, tubuh Anda menjadi lebih sehat dan terhindar dari berbagai macam penyakit.

3. Tingkat kolesterol yang tinggi juga bisa diatasi dengan daun yang kaya akan manfaat ini. Binahong akan mengurangi kolesterol jahat di tubuh Anda. Cara kerjanya, daun ini akan menetralisir kandungan kolesterol jahat yang ada di pembuluh darah.

Mengonsumsinya secara rutin, akan menyebabkan kolesterol di tubuh Anda hilang dengan sendirinya. 

4. Mencegah diabetes. Meski bukan termasuk penyakit ganas, diabetes tetap bisa membahayakan seseorang. Bahkan belum ada obat yang bisa menyembuhkan total penyakit ini. Anda hanya bisa mengendalikan gula darah agar tidak menyebabkan komplikasi.

Senyawa alkaloid dalam daun Binahong, dipercaya bisa membantu menurunkan kadar gula darah secara maksimal. Selain itu juga bisa menstabilkan gula darah pada pengidap diabetes mellitus.

5. Mencegah kanker. Kanker merupakan salah satu penyakit ganas yang menyebar secara cepat di dalam tubuh. Penyebabnya karena tekanan stres oksidatif yang bisa memengaruhi produksi radikal bebas yang akan merusak sel-sel sehat di tubuh.

Nah, daun Binahong bisa mencegah kanker karena adanya kandungan antioksidanpigmen seperti betakaroten, xzeaxanthin serta lutein. Daun Binahong diyakini bisa mencegah penyakit berbahaya ini.Kanker juga bisa dicegah dengan mengonsumsi vitamin A, di mana terkandung dalam daun Binahong ini.

6. Tahukah Anda ternyata daun ini juga bermanfaat untuk memperkuat ingatan? Zat asm folat dan vitamin B kompleks dalam daun ini bisa mendukung fungsi mental dan mempertajam ingatan.

Peran dari biotin, folat, tiamin dan vitamin B lainnya penting bagi kesehatan mental. Kekurangan vitamin B-12 bisa meningkatkan risiko depresi, kelelahan, anemia dan paranoia yang tinggi.


7. Menyehatkan mata. Retina mata juga bisa rusak akibat radikal bebas. Namun pada daun ini ada zat yang bisa menangkal radikal bebas atau racun, seperti vitamin A, vitamin C, betakaroten serta lutein. Daun Binahong bisa Anda jadikan sebagai obat tradisional untuk menjaga kesehatan mata Anda.

8. Mempercepat proses penyembuhan luka. Antiseptik yang ada di dalam daun Binahong sangat bermanfaat bagi tubuh. Tidak heran jika daun ini bisa mempercepat proses penyembuhan bagi luka Anda.

Cara mengolahnya dengan menumbuk daun Binahong yang masih segar atau baru dipetik. Lalu tempelkan langsung pada luka, sehingga kandungan yang ada di daun tersebut bisa langsung menyembuhkan luka yang sedang Anda alami.

Selain menyembuhkan luka, daun ini memiliki kandungan anti-inflamasi. Ini berguna untuk meringankan memar memerah bahkan bengkak.

Jadi, banyak sekali kan zat-zat yang bermanfaat dalam daun Binahong? Selain mengatasi penyakit yang sudah terjadi, daun ini memang bisa mencegah timbulnya penyakit, mulai dari penyakit ringan hingga yang berat. Namun daun ini agak sulit ditemukan. Namun jangan khawatir, Anda bisa mencari bibit tanaman Binahong di toko yang menjual tanaman herbal. Kemudian Anda bisa menanamnya sendiri di rumah jika sewaktu-waktu dibutuhkan untuk pengobatan tradisional.

Posted in Default | Leave a comment

Cegah Bayi Lahir Cacat Dengan Buah Delima

Cegah Bayi Lahir Cacat Dengan Buah Delima

Mengonsumsi buah-buahan disarankan oleh banyak pakar kesehatan karena dipercaya baik untuk kesehatan tubuh kita. Memang benar bahwa makan buah akan memberikan nutrisi bagi tubuh terutama bagi ibu hamil. Faktanya, janin yang diberi asupan sari buah-buahan yang dikonsumsi oleh sang ibu terbukti lebih sehat dan memiliki tumbuh kembang yang baik. 

Salah satu buah yang sangat bermanfaat bagi seseorang yang sedang hamil adalah buah delima. Buah ini mengandung berbagai nutrisi penting bagi ibu hamil seperti serat, zat besi dan vitamin C, asam folat, kalsium, vitamin K, protein dan antioksidan. 

Buah delima atau nama latinnya adalah Punica Granatum merupakan tanaman yang diperkirakan berasal dari Iran namun lama dikembangbiakkan di daerah Mediterania. Tanaman ini dapat tumbuh hingga 5-8 m. Delima seringkali ditanam di kebun sebagai tanaman hias maupun tanaman obat. Delima dikenal memiliki 3 jenis yang berbeda yaitu, delima putih, delima ungu dan delima merah.

Jenis delima yang baik untuk dikonsumsi ibu hamil adalah delima merah. Buah yang lebih dikenal dengan nama lain Pomegranate ini memiliki sangat banyak manfaat untuk ibu hamil, salah satunya mencegah kecacatan kelahiran pada bayi. 

Apa itu kecacatan lahir pada bayi? Bayi yang cacat lahir merupakan suatu keadaan di mana struktur dan fungsi tubuh bayi tidak normal saat lahir sehingga menyebabkan ketidakmampuan fisik dan mental. Beberapa kasus bayi cacat lahir bisa menyebabkan kematian pada bayi selama satu tahun pertama kehidupannya.

Bayi cacat lahir bisa disebabkan oleh banyak faktor. Pertama, faktor genetik yaitu kecacatan ini adalah bawaan dari kedua orang tua bayi. Kelainan faktor genetik yang dibawa oleh ayah dan ibu bayi bisa menyebabkan kecacatan karena mutasi atau perubahan yang dialami oleh gen tersebut. 

Kedua, bayi yang mengalami cacat lahir bisa terjadi karena lingkungan dan gaya hidup. Misalnya sang ibu merokok, minum alkohol, dan mengonsumsi obat yang tidak disarankan dokter selama masa kehamilan. Ketiga, salah satu faktornya adalah ibu yang hamil di usia di atas 35 tahun. 

Risiko bayi lahir cacat dapat dicegah salah satunya dengan mengonsumsi buah delima. Berikut beberapa manfaat buah delima bagi kesehatan ibu hamil:


1. Mengurangi risiko terjadinya kecacatan kelahiran pada bayi

Selama masa kehamilan ada baiknya asupan yang masuk ke dalam tubuh ibu harus senantiasa terjaga. Karena apapun yang dikonsumsi oleh ibu hamil akan berpengaruh kepada janin yang ada di dalam kandungannya.

Buah delima yang kaya akan nutrisi bisa membantu mengurangi kecacatan saat proses persalinan. Karena salah satu nutrisi yang ada yaitu asam folat mampu mencegah terjadinya kecacatan tabung saraf.

Asam folat harus diserap oleh ibu hamil, jika tidak akan berisiko pada janin yakni terjadinya kerusakan sumsum tulang belakang. Selain itu apabila asam folat dilewatkan oleh sang ibu bisa meningkatkan potensi bibir sumbing. Cukup dengan memakan buah delima merah atau pomegranate sehari satu kali bisa memenuhi asupan asam folat di dalam tubuh.


2. Buah yang rendah kalori

Selain kandungan buah delima yang dapat membantu menangkal radikal bebas, buah berwarna merah ini rendah kalori, loh! Pada masa kehamilan, berat badan bertambah dan ukuran tubuh membesar. Dengan kandungan zat besi dan kalsium yang ada di buah delima akan membuat janin di dalam kandungan tumbuh sehat, sehingga tidak ada masalah terhadap kelebihan berat badan saat melahirkan.


3. Memperlancar aliran darah 

Buah ini dikenal sebagai buah yang memiliki kandungan air yang tinggi, sehingga menghindari terjadinya dehidrasi pada ibu hamil saat masa kehamilan. Selain itu buah delima merah juga bisa membantu melancarkan aliran darah di dalam tubuh. Untuk yang mengalami anemia saat masa hamil, buah delima sangat cocok dikonsumsi.

Mengalami anemia saat hamil pastinya mengganggu aktivitas ibu. Jadi lebih baik memperbanyak mengonsumsi delima merah untuk memperlancar aliran darah.


4. Membantu usus bekerja dengan baik 

Ibu hamil rentan mengalami sembelit. Perut terasa mulas dan menyiksa sehingga menghambat aktivitas sehari-hari. Solusinya, perbanyaklah makan makanan yang mengandung serat, salah satunya buah delima. Buah ini bekerja melunakkan feses, sehingga mencegah penyakit sembelit dan memperlancar saluran usus.


5. Memperkuat imunitas kesehatan tubuh

Tanaman obat ini memiliki manfaat lain yaitu memperkuat imunitas kesehatan tubuh. Saat mengonsumsi buah pomegranate kesehatan ibu hamil dan janinnya akan semakin terjaga. Ini disebabkan oleh vitamin C yang ada di buah ini, sehingga memperkuat sistem kekebalan tubuh agar tetap fit. Manfaat lainnya buah ini menghindari penyakit infeksi yang umumnya ditandai oleh gejala batuk, dan flu.

Mulai sekarang, Anda terutama ibu hamil disarankan untuk rutin mengonsumsi buah delima dalam porsi yang cukup, ya. Karena banyak sekali manfaat yang dapat terasa bagi ibu dan janin di dalam kandungan. Cara mengonsumsi buah ini bisa dimakan secara langsung atau diolah menjadi jus. 

Posted in Default | Leave a comment

5 Manfaat Alpukat Bagi Kesehatan

Siapa yang tidak mengetahui buah alpukat? Buah berwarna hijau pekat ini sering dimanfaatkan untuk kecantikan atau dibuat jus. Namun tahukah Anda sebenarnya alpukat memiliki khasiat bagi kesehatan? Tanaman alpukat juga termasuk jenis tanaman herbal, loh!

Alpukat terkenal sebagai buah yang memiliki kandungan lemak tak jenuh tunggal yang aman bagi kesehatan tubuh. Selain ada lemak baik, alpukat juga mengandung vitamin A, B, C, E serta K. Zat lainnya adalah karbohidrat, protein, folat dan magnesium. Lalu apa sebenarnya manfaat yang bisa kita dapatkan dari alpukat?


1. Meningkatkan kolesterol baik

Mengapa kolesterol baik? Karena lemak tak jenuh tunggal yang ada pada alpukat memiliki manfaat untuk meningkatkan kadar kolesterol baik (HDL) dan menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL). Jadi tidak perlu khawatir, ya. Namun, meski lemak yang ada di alpukat adalah lemak baik, Anda tidak boleh mengonsumsinya secara berlebihan.

Alpukat kaya akan sterol tumbuhan, senyawa ini terbukti menurunkan kolesterol dengan cara menghalangi penyerapannya ke dalam aliran darah. Zat yang ada pada buah ini juga beragam. Ada vitamin E, magnesium, vitamin C, folat, dan seng. Selain itu alpukat mengandung potasium.


2. Mengontrol gula darah tetap stabil

Alpukat bermanfaat menstabilkan gula darah Anda. Karena buah ini membantu melawan resistensi insulin. Berdasarkan sebuah penelitian, seseorang yang mengonsumsi setengah alpukat saat makan siang, akan merasa kenyang dalam waktu yang lebih lama. Keinginan untuk makan selanjutnya dapat berkurang.


3. Menjaga kesehatan rambut

Pernahkah Anda melihat cream untuk creambath dengan rasa alpukat? Ternyata memang alpukat memiliki khasiat untuk rambut. Alpukat berguna untuk memperkuat rambut Anda. Bagaimana pengaplikasiannya? Campurkan alpukat yang sudah dikupas dengan minyak jojoba.

Lalu oleskan ke rambut yang baru dicuci secara merata ke seluruh bagian rambut. Tutup kepala Anda dengan shower cap atau handuk basah selama 15-30 menit untuk mendapatkan manfaat alpukat dengan maksimal. Setelah itu bilas. Caranya serupa dengan creambath di salon.


4. Mencegah kanker 

Sebuah penelitian mengungkapkan bahwa manfaat buah alpukat diyakini dapat mencegah kanker. Dalam hal ini alpukat bekerja mengurangi efek samping dari proses kemoterapi. Bahkan penelitian lain menjelaskan, ekstrak buah alpukat terbukti menghambat sel kanker prostat.

Namun, perlu diingat bahwa riset ini dilakukan pada sel yang terisolasi. Jadi tidak selalu akurat terbukti jika terjadi pada manusia.a


5. Membantu menurunkan berat badan

Siapa yang ingin memiliki berat badan yang stabil? Untuk Anda yang ingin menurunkan berat badan, salah satu caranya adalah memakan buah alpukat. Manfaat yang ditawarkan buah alpukat yaitu membuat Anda merasa kenyang lebih lama.

Mengonsumsi buah alpukat dalam pola diet membantu Anda untuk makan lebih sedikit kalori secara alami dan memudahkan Anda untuk tetap berpegang pada mengonsumsi makanan yang sehat.

Alpukat juga memiliki kandungan serat yang tinggi dengan karbohidrat yang rendah, di mana hal ini merupakan sesuatu yang baik bagi Anda jika sedang fokus menurunkan berat badan.

Meskipun ada rasa sedikit pahit saat mengonsumsi buah ini, Anda dapat menyiasatinya dengan menambahkan sedikit susu bubuk untuk mengurangi tingkat kepahitannya. Anda dapat mengonsumsi buah alpukat secara rutin untuk menjaga kesehatan Anda. Namun mengonsumsinya juga harus memerhatikan porsinya, ya. Selain makan makan buah alpukat, harus didukung dengan olahraga yang teratur dan menjalankan pola hidup yang sehat juga untuk menjaga kesehatan tubuh Anda. 

Posted in Default | Leave a comment

Bahan Tradisional Ini Ampuh Obati Batuk Kering

Bahan Tradisional Ini Ampuh Obati Batuk Kering

Tenggorokan terasa sakit atau dada terasa sesak merupakan salah satu gejala Anda akan mengalami batuk. Umumnya orang mengetahui ada dua jenis batuk, yaitu batuk berdahak dan batuk kering. Untuk cara pengobatannya dua jenis batuk ini memerlukan jenis obat yang berbeda. Biasanya obat yang banyak ditemukan adalah untuk batuk berdahak. Lalu bagaimana caranya untuk mengobati batuk kering?

Sebelumnya perlu Anda ketahui bahwa batuk kering ditandai dengan tenggorokan yang sakit dan gatal. Gejala ini berlangsung selama beberapa hari dan tidak kunjung menghasilkan lendir atau dahak. Batuk kering biasanya disebabkan oleh alergi, asma, paparan asap, debu, atau penyebab lainnya yang tidak diketahui.

Batuk kering yang berlangsung lama dan tidak sembuh-sembuh tidak selalu harus diobati dengan obat konvensional. Anda dapat mencoba alternatif lain, salah satunya dengan membuat obat batuk kering dari bahan-bahan tradisional. Berikut beberapa bahan tradisional yang dapat Anda coba untuk meredakan batuk kering.


1. Jahe

Jahe memiliki banyak manfaat, jenis rempah ini sangat efektif untuk meredakan batuk kering hingga asma. Senyawa antiradang yang terkandung dalam jahe dapat membantu melemaskan lapisan di saluran udara, sehingga intensitas batuk Anda jadi lebih berkurang.

Meskipun bermanfaat, pastikan Anda menggunakan jahe sebagai obat batuk kering dalam porsi yang cukup. Sebab, mengonsumsi jahe secara berlebihan akan memicu sakit perut dan mulas. 

Untuk pengolahannya, Anda bisa membuat wedang jahe atau mengunyahnya secara langsung. Dibanding membeli wedang jahe di luar, lebih baik Anda membuatnya sendiri di rumah. Selain menghemat pengeluaran, bersih, Anda juga bisa memastikan bahwa bahan-bahan yang digunakan untuk membuat wedang jahe memiliki kualitas yang baik. Rasa jahe yang terlalu kuat pada wedang, dapat ditambah dengan perasan air lemon.


2. Madu

Selain jahe, madu juga memiliki banyak khasiat. Selain sering digunakan untuk masker wajah, madu diketahui memiliki manfaat untuk meredakan batuk. Khasiat yang ada pada madu mirip dengan obat batuk yang mengandung dextromethorphan dan diphenhydramine (antihistamin). Madu juga bisa meningkatkan daya tahan tubuh Anda. Sehingga kondisi Anda jadi lebih cepat membaik.

Penggunaannya untuk pengobatan batuk kering, cukup campurkan 2 sendok makan madu ke dalam teh tawar hangat. Setelah itu bisa ditambahkan sedikit perasan lemon. Minum racikan ini sehari atau dua kali sehari hingga kondisi Anda membaik.


3. Nanas

Ternyata nanas dapat menjadi salah satu obat batuk kering tradisional. Nanas mengandung enzim bromelanin yang dapat menyembuhkan batuk kering. Bromelanin berperan sebagai agen antiradang yang efektif untuk meredakan peradangan pada saluran nafas, sehingga dapat melegakan tenggorokan. Selain itu bromelanin juga bersifat mukolitik yang dapat membantu mengencerkan dahak berlebih dan menghilangkannya dari tenggorokan Anda.

Cara mengolahnya Anda dapat menjadikan nanas segar sebagai jus atau mengonsumsinya secara langsung. Untuk konsumsi langsung, Anda bisa memakan buah nanas setidaknya 2-3 kali sehari untuk meredakan batuk kering.

Sedikit catatan, sebelum memanfaatkan buah nanas untuk obat batuk kering alami, pastikan terlebih dahulu bahwa Anda tidak memiliki alergi pada buah ini. Karena orang yang memiliki alergi namun tetap mengonsumsi nanas, mereka memiliki risiko tinggi terkena efek samping yang berbahaya.


4. Daun Mint

Daun mint memiliki kandungan menthol di dalamnya. Kandungan ini diyakini dapat membantu melegakan tenggorokan yang sakit dan gatal akibat iritasi. Agar batuk kering cepat mereda, Anda bisa menghirup uap hangat dari campuran 4 tetes minyak atsiri dan daun mint dalam secangkir air panas.

Tipsnya, pilihlah daun mint yang berkualitas agar manfaat yang terasa lebih optimal. Daun mint yang bagus dan layak dikonsumsi biasanya memiliki permukaan berwarna hijau cerah dan tidak bernoda.


5. Thyme

Thyme merupakan tanaman herbal yang berasal dari Mesir. Thyme termasuk dalam keluarga mint. Daun ini memiliki banyak sekali manfaat untuk kesehatan, salah satunya sebagai penyembuh obat batuk kering.

Daun Thyme mengandung senyawa antioksidan flavonoid yang bisa mengendurkan otot tenggorokan dan mengurangi peradangan.

Pengolahan daun ini sebagai obat batuk tradisional, Anda bisa menyeduh 2 sendok teh daun Thyme kering dalam 1 cangkir air panas. Kemudian aduk rata dan tunggu beberapa menit sebelum disaring. Minum racikan ini selagi hangat.


6. Teh Lada Hitam

Racikan teh lada hitam dikenal sebagai obat batuk tradisional asal Cina. Lada hitam mengandung zat yang mampu menahan sirkulasi udara dan aliran lendir agar tidak masuk ke tenggorokan.

Cara meraciknya, sediakan 1 sendok teh lada hitam yang sudah ditumbuk dan 2 sendok makan madu dalam cangkir. Setelah itu tuang dengan air panas dan tutup gelas selama kurang lebih 15 menit. Saring teh dan minum racikan ini hangat-hangat.


7. Jeruk Nipis

Jeruk nipis sering digunakan untuk berbagai makanan. Namun tahukah Anda jika jeruk nipis ternyata bisa mengatasi batuk kering. Jeruk nipis dimanfaatkan sebagai salah satu obat herbal karena buah ini mengandung minyak atsiri dan berbagai zat yang bisa melemaskan otot-otot pada saluran pernafasan. 

Buah ini juga memiliki khasiat untuk menurunkan panas dan mengatasi suara serak akibat tenggorokan gatal, yang mungkin menjadi gejala lain yang mengikuti batuk. Perasan jeruk nipis bisa dicampur dengan madu untuk meredakan gejala batuk, sekaligus mengurangi rasa asam dari jeruk nipisnya. Beberapa penelitian menyebutkan, rasa manis pada madu bisa memicu produksi air liur dan lendir untuk melembabkan tenggorokan.

Itulah beberapa bahan yang dapat Anda manfaatkan untuk menyembuhkan batuk kering. Namun, obat batuk kering tradisional ini tidak disarankan untuk anak di bawah 1 tahun. Karena akan menyebabkan efek samping yang berbahaya jika dikonsumsi anak usia di bawah 1 tahun.

Posted in Default | Leave a comment